Kamis, 05 September 2019

RANGKAIAN PUISI SINGKAT ALA-ALA

Setidaknya... denganmu....
Aku tau
Bahwa yang indah dipandang
Tak sehat jika selalu dikenang

Hiruk kota tak ubahnya sebuah longlongan
Disini memang jauh dari peradaban
Malah justru...
Dekat dengan penguasa kayangan

Jadi kau lebih memilih lelaki tua durjana itu dibanding aku yang tulus cinta dan sederhana ? Bahagiamu di dunia tak seindah aku yang kelak disurga bersama wanita bersayap emas bersepatu kaca

Kudengar pacarmu mulai berani menyakitimu
Tidakkah kau lupa bahwa aku masih setia
Kembalilah
Setidaknya masih ada aku
Walau mungkin tak bergelimang harta
Tapi kupastikan bahagiamu tiada tara

Kenapa kau diam ?
Bukankah ini salah mu ?
Lalu kenapa ? Kenapa aku yang malah merasa bersalah ?
Tak lagi dapat ku reka sayang
Dirimu bak batu karang dilautan
KERASS... dan tak berirama

Tanpamu hariku menjadi hampa tak berirama
Kini mengenangmu terasa indah.
Setelah kepergianmu itu
Setidaknya aku bisa semakin dekat dengan penguasa alam semesta

Silahkan jika ingin memahamiku tanpa mendalam
Aku bisa mengerti sebab kau manusia
Bukan dewa dialam semesta
Sampai akhirnya penyesalan yg kau rasa dalam
Bagai menyelam di laut mati
Tak kan bisa

Cinta sendiri itu menyakitkan, Bisa jadi waktu yang kau lewati bersama hanya sebatas kasihan karna dia tak sanggup mengucapkan, Kau saja yang bodoh karna terlambat menyadari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kau Aku dan senyum merah jambu

Aku rindu pada bayangmu yang dulu, yang seolah menggebu melulu semua tentang aku. Menjilat semua keasingan yang di balut kehangatan seakan...